6 Alasan di Balik Sikap Kekanak-kanakan Cowok Masih Ada Meskipun Dia Udah Dewasa

6 Alasan di Balik Sikap Kekanak-kanakan Cowok Masih Ada Meskipun Dia Udah Dewasa

Ketika anda menjalani sebuah hubungan, tentu ada satu ketika di mana anda nggak menyenangi sikap atau urusan dari pasanganmu. Khusus guna cewek, seringkali satu urusan yang nggak digemari dari kekasihnya ialah sikap kekanak-kanakan yang terkadang muncul. Mulai dari mengerjakan hal-hal tak waras laiknya anak-anak sampai bermain game hingga lupa waktu.

Hal-hal berikut yang kadang menciptakan cewek sebal karena rasanya telah bukan masanya lagi cowok mengerjakan hal-hal semacam itu. Namun namanya pun cowok, sikap kekanak-kanakannya agaknya nggak akan sepenuhnya hilang. Pasti terdapat saja ketika di mana sikap tersebut muncul lagi. Kok dapat gitu ya? Nah daripada bingung, kali ini sedayubet bakal mengulasnya. Inilah 6 dalil mengapa sikap kekanak-kanakan cowok masih terdapat meskipun ia telah tumbuh dewasa.

1. Memori masa kecil bakal keseruan dan kebahagiaan bermain bareng teman-teman tidak jarang teringat dalam kepala. Kenangan tersebut sukar terlupa!

6 Alasan di Balik Sikap Kekanak-kanakan Cowok Masih Ada Meskipun Dia Udah Dewasa
6 Alasan di Balik Sikap Kekanak-kanakan Cowok Masih Ada Meskipun Dia Udah Dewasa

Nggak dapat dipungkiri bahwa masa kecil ialah masa di mana hidup ini terasa estetis dijalani. Masa kecil diisi dengan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan; bermain masing-masing waktunya, hidup tanpa tanggungan, diperbanyak dengan keadaan hati yang tidak jarang kali riang. Maka dari tersebut cowok tidak jarang kali menyimpan memori estetis masa kecilnya dalam-dalam.

Kenangan ini acap kali hadir dalam memori cowok, dan saat muncul seringkali dia mulai tergoda pulang untuk mengerjakan keseruan yang dulu sudah ia lakukan.

2. Saat kecil dia tidak jarang dimanja oleh orangtuanya, sehingga saat besar sifat manjanya masih terbawa-bawa

 

Beberapa anak laki-laki sering mendapat perhatian lebih dari orang tua –khususnya ibunya. Nah terkadang saking kelewat dimanjanya, perlakuan itu membentuk jati diri cowok hingga kadang terbawa sampai dewasa. Ada sejumlah cowok yang ke mana-mana mohon ditemenin, mohon dimasakin, mohon dipijitin, dan beda sebagainya –yang mana urusan itu terpengaruh dari teknik didik orang tuanya.

3. Bisa jadi masa-masa kecil dia merasakan ‘masa kecil tidak cukup bahagia’. Nggak heran bila saat dewasa tingkah lakunya agak tidak banyak bocah

 

Latar belakang orang beragam. Nggak seluruh orang mempunyai masa kecil selayaknya masa kanak-kanak pada umumnya. Pasti terdapat saja yang masa kecilnya beda, contohnya ada dari mereka yang ketika kecil belum masa-masa bermainnya belum terpuaskan betul. Barangkali atas dasar itulah, ketika dewasa, ketika yang lainnya telah nggak tertarik lagi bermain-main, mereka tetap disubukan dengan menggali apa yang nggak dia rasakan ketika kecil. Mereka berjuang mengubah masa kecilnya ketika mereka telah dewasa.

4. Sifat kekanakannya dapat jadi diakibatkan karena rasa nyaman yang berlebihan ketika bersamamu. Seperti yang ia rasakan ketika bareng ibunya dulu

 

Sifat kekanak-kanakan cowok acapkali hadir saat ia sedang berduaan denganmu. Mulai dari menyandarkan kepalanya di bahu atau pahamu, memelukmu erat, menciumi pipimu, dan beda sebagainya. Kemanjaan ini muncul dapat jadi sebab ia telah merasa nyaman denganmu. Saking nyamannya ia rela mencopot sifat maskulinnya yang biasa ia tunjukkan. Tentu saja, urusan ini serupa dengan anak kecil ketika bareng dengan ibunya. Yap! Dia telah nyaman dengan kasih sayang yang anda berikan.

5. Cowok tidak jarang bermain game atau futsal dibanding menemanimu. Maklumi saja, untuk cowok kegemaran akan tidak jarang kali menjadi kesukaan yang sulit tergantikan

 

Sikap kenakan yang tidak jarang buatmu sebal ialah lebih memilih hobinya daripada menemanimu berkegiatan. Kamu barangkali suka dongkol dampak sering merasa dicuekin ketika cowokmu bermain game atau main futsal. Sampai bahkan sebuah kali sempat beranggapan seperti ‘kayak anak kecil banget sih begitu saja nggak dapat ditinggal’. Wajar sih dongkol, namun bagaimana lagi, cowok memang begitu bila sedang mengerjakan hobinya; khusyuk, nggak dapat diganggu. Ini berlaku pada banyak sekali cowok.

Penting untuk anda ketahui bahwa untuk cowok, kegemaran sangat susah untuk dilupakan. Contohnya begini, bila dia telah suka bola semenjak kecil, hingga tua juga selamanya ia masih bakal tetap suka. Maka bila sudah begini, satu-satunya jalan ya mengetahui hobinya tersebut.

6. Kalau telah aslinya kekanakan, hingga tua juga sikap itu akan terbawa. Nggak terdapat jalan beda kecuali menerima dia apa adanya

 

Nggak terdapat yang dapat mengganti sikap pribumi seseorang, kecuali orang tersebut sendiri. Termasuk dengan sikap kekanakan yang terdapat pada cowokmu ini. Makan tidak jarang kali belepotan hingga suka teriak-teriak di kala terlampau senang. Kalau cowokmu dari sananya telah kekanakan, nggak ada teknik lain untukmu di samping menerima dia dengan apa adanya. Namun meski anda menerima dia yang kekanakan ini, tetap saja anda perlu ambil sikap bila sikapnya yang kekanakan ini telah di luar batas. Daripada anda terus-teusan santap hati kan lebih baik diomongin pelan-pelan~

Itulah beberapa dalil mengapa meskipun meningkat tua, sikat kekanak-kanakan cowok nggak dapat dihilangkan sepenuhnya. Sifat tersebut akan hadir di sejumlah waktu tertentu. Cewek-cewek harap maklum, ya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *